Pemuliaan Ternak

Pemuliaan sangat penting untuk memproduk kualitas dan kuantitas ternak di hasilkan


d4

Seleksi adalah suatu tindakan untuk memilih ternak yang dianggap mempunyai mutu genetic baik untuk dikembang biakan lebih lanjut serta memilih ternak yang dianggap kurang baik untuk disingkirkan dan tidak di kembang biakan lebih lanjut. Yang bertujuan untuk meningkatkan produktifitas ternak melalui perkawinan mutu genetic ternak. Dalam praktikum kali ini ternak yang digunakan adalah ternak Domba.

Karakteristik produksi jenis domba sangat variatif. Secara umum tingkat pertumbuhan domba jantan cendrung lebih tinggi dibandingkan dengan domba betina. Lebih cepatnya pertumbuhan domba jantan dan adanya larangan pemotongan domba betina yang masih produktif, menyebabkan hanya domba jantan yang digemukan sebagai hewan pedaging. Seperti halnya domba memiliki masa-masa pertumbuhan yang terkait erat dengan umurnya. Cara yang paling akurat untuk menentukan umur seekor domba adalah dengan melihat kartu catatan produksi atau registrasi domba yang bersangkutan. Ketebalan lemak punggung dipercaya sebagai indicator kurus atau gemuknya domba. Domba yang gemuk dan sudah tak mungkin lagi mengalami pertumbuhan pesat. Domba yang umurnya masih muda tetapi terlihat kurus, masih dapat dipilih dengan pertimbangan domba masih bisa tumbuh dan berat badannya diharapkan bertmbah dengan perlakuan pakan yang lebih baik,

sp2





Secara umum kebutuhan zat makanan bagi domba di kelompokan ke dalam 2 golongan besar sumber bahan pakan, yaitu bahan pakan sumber energi dan bahan pakan sumber protein. Secara alami domba senang mengkonsimsi rumput, hal ini disebabkan pada umumnya rumput hanya merupakan bahan pakan sumber energi. Penambahan bahan pakan sebagai sumber protein merupakan suatu hal yang mutlak dilakukan jika usaha penggemukan domba berpotensi bisnis. Selain sebagai sumber energi dan protein domba juga memiliki kebutuhan akan vitamin dan mineral, yang sebenarnya bisa tercukupi dengan pemberian bahan pakan yang bervariasi. Komposisi tubuh domba 70% dari berat badannya berupa air. Kekurangan air dalam tubuh hingga mencapai 20% akan menyebabkan domba mengalami dihidrdasi yang bisa menyebabkan kematian

Membuat simulasi program seleksi untuk mencari model pola seleksi paling baik, dalam mendapatkan respon seleksi per generasi ( R ) dan respon seleksi per tahun ( R/y ) yang optimal dengan depresi inbreeding (ΔF) serendah mungkin dari pola seleksi yang telah dirancang sebagai evaluasi memperbaiki pola breeding yang telah ada.

Seleksi adalah suatu tindakan untuk memilih ternak yang dianggap mempunyai mutu genetic baik untuk dikembang biakan lebih lanjut serta memilih ternak yang dianggap kurang baik untuk disingkirkan dan tidak di kembang biakan lebih lanjut. Yang bertujuan untuk meningkatkan produktifitas ternak melalui perkawinan mutu genetic ternak.

Seleksi terbagi menjadi 2 yaitu seleksi alam dan seleksi buatan, seleksi alam yaitu seleksi yang terjadi melalui suatu proses survival of the first atau ketahana yang paling tegar dalam suatu lingkungan tertentu. Individu yang paling baik memyesuaikan dengan lingkungannya tertentu akan mendapatkan ketentuan terbanyak  Sedangkan seleksi buatan yaitu seleksi yang dilakukan manusia dan diarahkan sedemikian rupa sehingga hasilnya sesuai dengan kepentingan manusia.

Seleksi dilakukan berdsarkan atas      :

  1. Seleksi atas dasar satu sifat yaitu antara lain:
    1. seleksi individu yang dilakuakn dengan pengamatan satu kali dan pengamatan berulang
    2. seleksi atas dasar perfomans
    3. seleksi family
    4. uji zuriat
  2. Seleksi terhadap beberapa macam sifat
  1. Terdapat 3 macan seleksi metode yaitu:
  1. tendem seleksi
  2. independent culling level
  3. seleksi index.

SELEKSI INDIVIDU

Seleksi ini berdasarkan pada fenotif dari individu, fenotif disini  satu sifat tunggal atau kombinasi sifat index dari beberapa sifat. Seleksi individu sangat berguna bagi sifat-sifat yang diukur untuk suatu program efektif hanya diperlukan catatan panampilan produksi yang dibuat pada seluruh populasi dimana seliksi akan dilakukan. Seleksi individu mempunyai beberapa keterbatasan  yaitu

  1. untuk sifat-sifat yang hanya tampak pada betina seperti hasil susu dan telur atau sifat induk pada ternak potong yang jantan tidak dapat dipilih berdasarkan pada penampilannya sendiri.
  2. catatan penampilan produksi susu telur dan kualitas induk baru tersedia setelah dewasa, bila seliksi dilakukan sebelum ternak itu dewasa harus digunakan beberapa criteria selain penampilan individu.
  3. untuk sifat-sifat yang nilai h2 rendah penampilan individual dapat merupakan indicator nilai pemuliaan yang jelek
  4. penilaian penampilan individu atau bentuk tubuh yang mudah dilakukan sering menarik pemulia untuk terlalu menekan pada sifat itu dalam seleksi dibandingkan dengan penggunaan optimum dari alat-alat lain seperti seleksi silsilah atau uji keturunan

SELEKSI ATAS DASAR PERFORMANCE TERTUA

Merupakan salah satu cara seleksi dengan menggunakan informasi atau performance keluarganya untuk penganbilan keputusan dalam melakukan seleksi dalam cara ini informasi yang digunakan adalah infornasi moyangnya dalam arti kata induk yang dikenala sebagai “seleksi silsilah”

d2

SELEKSI FAMILY

Seleksi dengan menggunakan performance dari saudaranya saudara bap[ak seinduk atau saudara sekandung. Pada trenak istilah keluarga family adalah :

  1. keluarga satu induk satu bapak

( full sit ) dengan R = 0.5

  1. keluarga satu bapak saudara tiri

( half sit ) dengan R = 0.25

  1. keluarga satu induk

( half sit ) dengan R = 0.2

UJI ZURIAT

Uji zuriat ini adalah salah satu cara untuk menduga nilai pemuliaan dari seekor pejantan atas dadar penampilan anaknya. Uji ini paling popular digunakan dalam pemilihan calon pejantan sapi perah atas dssar produksi susu.

Dalam pelaksanaanya sekelompok pejantan yang sedang di uji dikawinkan dengan sekelompok induk-induk performance keturunannya akan membentuk keluarga berdasarkan hubungan saudara tiri sebapak.

TENDEM SELEKSI

Metode seleksi yang bertujuan memilih satu sifat saja dalam periodetertentu sampai perbaikan tercapai dan kemudian dapat di lanjutkan terhadap sifat ke dua dan akhirnya terhadap sifat ke tiga kemungkinan seleksi dapat di ulang kembali terhadap sifat yang pertama, kemudian seleksi sifat yang ke dua dan seterusnya sampai tercapai tingkat tertentu yang diharapkan

INDEPENDENT CULLING LEVEL

Independent culling level adalah seleksi yang memakai suatu niali atau harga fenotif minimum yang diatur untuk masing-masing sifat dan individu ternak yang tidak dapat mencapai nilai minimum ini harus disingkirkan ( culling ) meskipun mereka telah mencapai nilai minimum untuk sifat tertentu atau tudak.

SELEKSI INDEX

Beberapa sifat diadakan pembobotan dan kemudian dilakukan seleksi  berdasarkan nilai index yang memberikan hasil terbaik secara ekonomis. Dalam tenden seliksi ini penyebaran kurva diperhatikan pada bagain ujung terhadap salah satu niali tertentu dan semua ternak yang memiliki nilai diatas harga batas dipelihara dalam peternakan untuk melanjutkan usaha. Pada system ini semua ternak dinilai untuk sesuai criteria yang diseleksi semua criteria ini diberi penilaian dan pada saat ternak akan di seleksi diberi index. Kecuali pemberian nialai ats dasar performance terhadap setiap criteria dapat pada di beri bobot yang berbeda bergantung pada nilai ekonomis atau anggka pewarisan dari criteria tersebut.

Pada pengujian praktikum ke 3 kali ini tentang simulasi program seleksi yaitu menggunakan ternak domba dengan jumlah 60 ekor. Secara umum kebutuhan zat makanan bagi domba di kelompokan ke dalam 2 golongan besar sumber bahan pakan, yaitu bahan pakan sumber energi dan bahan pakan sumber protein. Secara alami domba senang mengkonsimsi rumput, hal ini disebabkan pada umumnya rumput hanya merupakan bahan pakan sumber energi. . Cara yang paling akurat untuk menentukan umur seekor domba adalah dengan melihat kartu catatan produksi atau registrasi domba yang bersangkutan. Ketebalan lemak punggung dipercaya sebagai indicator kurus atau gemuknya domba.

d1




Domba yang gemuk dan sudah tak mungkin lagi mengalami pertumbuhan pesat. Penambahan bahan pakan sebagai sumber protein merupakan suatu hal yang mutlak dilakukan jika usaha penggemukan domba berpotensi bisnis. Selain sebagai sumber energi dan protein domba juga memiliki kebutuhan akan vitamin dan mineral, yang sebenarnya bisa tercukupi dengan pemberian bahan pakan yang bervariasi. Komposisi tubuh domba 70% dari berat badannya berupa air. Kekurangan air dalam tubuh hingga mencapai 20% akan menyebabkan domba mengalami dihidrdasi yang bisa menyebabkan kematian

Pada peternakan rakyat biasanya pakan berupa hijauan diberi dengan cara diikat dan digantungkan di sutu tempat yang lebih tinggi dari lantai kandang dan domba-domba di biarkan makan sesukanya jika jumlah domba cukup banyak ikatan pakan bisa diletakan di beberapa tempat, Tempat pakan sebaiknya didesain khusus berupa sebuah kotak atau bak yang memberi ruang bagi kepala domba untuk masuk dan mengambil pakan berupa hijauan dengan mulutnya. Seperti halnya mahkluk hidup lain air minum bagi domba adalah hal yang sanggat vital air minum harus selalu tersedia sepanjang hari karena did al;am kandang harus disediakan tempat atau wadah air minum yang diletakan di tempat yang lebih tinggi dari lantai agar tidak mudah terinjak-injak oleh domba.

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s